Petugas gabungan memantau pergerakan tanah dengan memeriksa alat pendeteksi dini yang terpasang di sepanjang tebing lereng pegunungan. Langkah ini bertujuan untuk mengantisipasi bahaya bencana retakan tanah yang berpotensi memicu tanah longsor di kawasan Pacet Cianjur. Hasil pengawasan ketat menunjukkan adanya pergeseran struktur tanah akibat guyuran hujan deras melimpah yang berlangsung sejak semalam. Pihak BPBD mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar lereng bukit agar meningkatkan kewaspadaan dan bersiap mengungsi.
Munculnya retakan akibat pergerakan tanah mendesak pemerintah desa mendirikan posko pengawasan bencana yang beroperasi penuh selama 24 jam. Petugas menyisir area pemukiman warga untuk menandai lokasi bangunan rumah yang mengalami pergeseran struktur fondasi tembok. Jalur evakuasi darurat telah dibersihkan dari rintangan agar proses mobilisasi warga berjalan cepat saat sirine bahaya berbunyi. Relawan lokal membantu memindahkan barang-barang berharga milik warga menuju lokasi penampungan sementara yang lebih aman.
Ancaman pergeseran berupa pergerakan tanah ini juga berdampak pada kerusakan sebagian akses jalan desa di kawasan pegunungan tersebut. Dinas pekerjaan umum mengerahkan alat berat ekskavator untuk meratakan kembali permukaan tanah yang amblas agar bisa dilintasi kendaraan. Petugas kepolisian menempatkan rambu peringatan bahaya di lokasi rawan guna mencegah kendaraan bertonase berat melintas. Kerjasama antarinstansi pemerintah mempercepat tindakan mitigasi bencana geologi demi keselamatan jiwa seluruh penduduk lokal.
Tim ahli geologi dari perguruan tinggi diterjunkan ke lokasi untuk meneliti tingkat kestabilan struktur batuan di dalam tebing. Hasil penelitian tersebut menjadi dasar bagi pemerintah kabupaten dalam menentukan kebijakan relokasi rumah warga yang berada di zona merah. Masyarakat mendapatkan sosialisasi mengenali tanda-tanda awal bencana tanah amblas seperti munculnya mata air keruh secara tiba-tiba. Kehadiran petugas di lapangan memberikan rasa aman dan ketenangan batin bagi warga yang sedang panik.
Kondisi kestabilan tanah di kawasan Pacet Cianjur hingga sore hari ini masih berada dalam pemantauan ketat tim satgas. Warga diimbau untuk tidak berada di dalam rumah saat hujan turun deras dalam jangka waktu lebih dari dua jam. Bantuan logistik bahan pangan dan pakaian hangat telah terdistribusi secara merata di lokasi pengungsian gedung olah raga setempat. Kebersamaan dan kepatuhan warga terhadap instruksi keselamatan menjadi modal utama dalam meminimalisir dampak kerugian bencana.
