Lonjakan arus kendaraan wisatawan pada masa libur akhir pekan kembali melumpuhkan kelancaran arus lalu lintas di kawasan perbatasan kabupaten. Fenomena kemacetan panjang kembali membentang hingga belasan kilometer di sepanjang rute utama Jalur Puncak wilayah Cianjur. Ribuan kendaraan pribadi roda empat dan sepeda motor bergerak sangat lambat bahkan sempat terhenti total selama bertahun-tahun jam. Kepadatan volume kendaraan dipicu oleh tingginya antusiasme warga masyarakat yang ingin menghabiskan waktu liburan di berbagai objek wisata alam Puncak.
Peningkatan jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas lebar jalan menjadi penyebab utama terjadinya kemacetan parah di rute pegunungan tersebut. Selain itu, banyaknya kendaraan yang keluar masuk dari persimpangan jalan desa dan area resto semakin memperlambat laju arus kendaraan. Kondisi jalan yang menanjak dan berbelok-belok menuntut kewaspadaan tinggi dari para pengemudi guna menghindari terjadinya musibah kecelakaan lalu lintas. Banyak kendaraan pengunjung yang mengalami masalah mesin panas akibat terjebak dalam antrean kendaraan yang mengular sangat panjang.
Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur bersama Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka tutup jalur secara bergantian. Langkah sistem satu arah ini diambil guna menguras penumpukan volume kendaraan yang datang dari arah Jakarta menuju Cianjur maupun sebaliknya. Kendati rekayasa lalu lintas telah diterapkan secara maksimal, penumpukan kendaraan tetap tidak terhindarkan akibat tingginya volume arus kendaraan secara bersamaan. Penanganan kemacetan panjang ini membutuhkan kesabaran ekstra dari para pengguna jalan serta ketegasan aparat di lapangan.
Para pelaku usaha jasa pariwisata di kawasan Puncak Cianjur menyambut baik tingginya tingkat kunjungan wisatawan yang berdampak positif bagi ekonomi warga. Namun, mereka juga mengkhawatirkan masalah kemacetan kronis yang berulang dapat menurunkan minat kunjungan wisatawan dalam jangka panjang. Pengamat transportasi mendesak pemerintah pusat untuk segera merealisasikan pembangunan jalur alternatif Puncak dua secara permanen sebagai solusi jangka panjang. Kehadiran jalur alternatif yang memadai sangat vital untuk memecah konsentrasi penumpukan kendaraan di rute utama Puncak.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk selalu memantau informasi kondisi arus lalu lintas secara berkala sebelum melakukan perjalanan. Pengendara juga diminta untuk memastikan kondisi fisik kendaraan dalam keadaan prima serta selalu mematuhi petunjuk arahan dari petugas lalu lintas. Penanganan arus lalu lintas dan kasus kemacetan panjang di Jalur Puncak akan terus dievaluasi demi kenyamanan bersama seluruh pengguna jalan. Kelancaran akses transportasi merupakan kunci utama pendukung pertumbuhan industri pariwisata daerah.
