Pasca bencana gempa bumi di Cianjur, masyarakat kini kembali harus menelan pil pahit akibat munculnya kasus pungli (pungutan liar) dalam penyaluran dana bantuan pembangunan rumah. Banyak korban yang merasa hak mereka dipotong oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan dalih biaya administrasi atau jasa pengurusan pencairan dana bantuan dari pemerintah. Praktik ini sangat melukai rasa keadilan bagi warga yang sudah kehilangan tempat tinggal dan sedang berjuang untuk bangkit kembali. Alih-alih mendapatkan bantuan utuh untuk memperbaiki rumah yang hancur, mereka justru harus merelakan sebagian uang bantuan tersebut masuk ke kantong pribadi para oknum yang memanfaatkan celah birokrasi.
Kasus pungli ini sangat menyulitkan warga karena dana bantuan yang diterima sebenarnya sudah pas-pasan jika dibandingkan dengan harga material bangunan yang melonjak pasca gempa. Ketika uang tersebut dipotong oleh pihak tertentu, kualitas rumah yang dibangun menjadi tidak standar atau bahkan pembangunan harus berhenti di tengah jalan karena kekurangan biaya. Ketidakjujuran ini mencoreng proses pemulihan bencana yang seharusnya berjalan dengan penuh empati dan gotong royong. Jika tidak segera dibersihkan, praktik ini akan terus menghambat percepatan pembangunan hunian tetap bagi warga Cianjur yang sudah terlalu lama menanggung beban penderitaan.
Pemerintah pusat melalui tim pengawas bantuan bencana harus melakukan audit ketat terhadap setiap alur distribusi dana bantuan. Transparansi proses pencairan harus dipublikasikan secara jelas agar setiap warga mengetahui bahwa bantuan tersebut diberikan secara gratis tanpa potongan apa pun. Pihak kepolisian harus menindak tegas oknum yang terbukti melakukan pemotongan bantuan tersebut tanpa pandang bulu. Selain itu, posko pengaduan yang mudah diakses oleh warga harus diperkuat agar masyarakat bisa melaporkan segala bentuk intimidasi atau paksaan terkait pemotongan dana bantuan pembangunan rumah mereka tanpa rasa takut.
Kepercayaan masyarakat adalah kunci sukses dalam pemulihan pasca bencana. Jangan biarkan tindakan pungli merusak semangat untuk bangkit dari warga Cianjur. Mari kita kawal bersama penyaluran bantuan ini agar sampai ke tangan yang tepat secara utuh. Jika ditemukan kecurangan di tingkat lapangan, segera laporkan agar pihak berwenang dapat bertindak cepat. Dengan menjaga integritas proses bantuan ini, kita telah membantu warga Cianjur untuk membangun kembali kehidupan mereka dengan lebih layak. Mari kita hentikan segala bentuk pungli yang menyengsarakan korban bencana, memastikan bantuan pemerintah tersalurkan dengan jujur, transparan, dan benar-benar membantu mereka yang membutuhkan.
